Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Mencapai Rp 863 Miliar
Diikuti Kabupaten Banjar sebesar Rp 0,79 miliar kepada 150 debitur dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar Rp 0,63 miliar kepada 107 debitur.
Dari sisi sektor, perdagangan mendominasi penerima UMi dengan porsi mencapai 94 persen, sementara skema kelompok menjadi yang terbesar dengan kontribusi 93,34 persen.
PNM mencatatkan penyaluran tertinggi sebesar Rp 3,35 miliar kepada 594 debitur.
Catur menegaskan dalam rangka mengoptimalkan pembiayaan UMKM, DJPb Kalsel telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama seluruh lembaga penyalur guna memastikan penyaluran tepat sasaran.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak terkait serta melakukan pengawalan secara intensif. Harapannya, tren positif ini tidak hanya terjaga di wilayah tertentu seperti Banjarmasin, tetapi juga merata di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” ujar dia.
Melalui upaya tersebut, diharapkan pembiayaan bagi UMKM semakin meningkat dan mampu mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. (antara/jpnn)
Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Kalimantan Selatan tembus Rp 863 miliar.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
