Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Mencapai Rp 863 Miliar
Untuk penyalur, BRI menjadi bank dengan realisasi tertinggi yakni Rp 571,57 miliar kepada 10.844 debitur, diikuti Bank Mandiri sebesar Rp 104,05 miliar kepada 885 debitur dan BNI sebesar Rp 92,48 miliar kepada 269 debitur.
Selain KUR, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kalimantan Selatan juga terus berjalan.
Hingga Februari 2026, total penyaluran UMi mencapai Rp5,38 miliar kepada 997 debitur.
Penyaluran UMi didominasi oleh skema syariah sebesar Rp3,35 miliar atau 62,27 persen, sementara konvensional sebesar Rp2,03 miliar atau 37,73 persen.
Secara nasional, Kalsel berada pada peringkat ke-28 dari 34 provinsi dalam penyaluran UMi, namun berada di posisi ke-3 se-Kalimantan.
Penyaluran ini dilakukan oleh empat Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur terbesar.
“Pembiayaan UMi menjadi pelengkap penting dalam memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha ultra mikro yang belum terjangkau KUR,” ucap Catur.
Kota Banjarmasin kembali menjadi wilayah dengan penyaluran tertinggi sebesar Rp 0,95 miliar kepada 164 debitur.
Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Kalimantan Selatan tembus Rp 863 miliar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
