Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Mencapai Rp 863 Miliar

Senin, 30 Maret 2026 – 16:59 WIB
Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Mencapai Rp 863 Miliar - JPNN.com Kalsel
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, menyampaikan bahwa capaian tersebut didominasi oleh penyaluran KUR konvensional sebesar Rp836,63 miliar atau 96,83 persen, sementara KUR syariah sebesar Rp27,35 miliar atau 3,17 persen. (ANTARA/HO-Pemprov Kalsel)

Untuk penyalur, BRI menjadi bank dengan realisasi tertinggi yakni Rp 571,57 miliar kepada 10.844 debitur, diikuti Bank Mandiri sebesar Rp 104,05 miliar kepada 885 debitur dan BNI sebesar Rp 92,48 miliar kepada 269 debitur.

Selain KUR, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kalimantan Selatan juga terus berjalan.

Hingga Februari 2026, total penyaluran UMi mencapai Rp5,38 miliar kepada 997 debitur.

Penyaluran UMi didominasi oleh skema syariah sebesar Rp3,35 miliar atau 62,27 persen, sementara konvensional sebesar Rp2,03 miliar atau 37,73 persen.

Secara nasional, Kalsel berada pada peringkat ke-28 dari 34 provinsi dalam penyaluran UMi, namun berada di posisi ke-3 se-Kalimantan.

Penyaluran ini dilakukan oleh empat Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur terbesar.

“Pembiayaan UMi menjadi pelengkap penting dalam memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha ultra mikro yang belum terjangkau KUR,” ucap Catur.

Kota Banjarmasin kembali menjadi wilayah dengan penyaluran tertinggi sebesar Rp 0,95 miliar kepada 164 debitur.

Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Kalimantan Selatan tembus Rp 863 miliar.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Kalsel Twitter JPNN.com Kalsel Pinterest JPNN.com Kalsel Linkedin JPNN.com Kalsel Flipboard JPNN.com Kalsel Line JPNN.com Kalsel JPNN.com Kalsel
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia