Warga Kaltim Diminta Waspada Penularan Campak pada Momentum Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 – 15:24 WIB
Warga Kaltim Diminta Waspada Penularan Campak pada Momentum Lebaran - JPNN.com Kalsel
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltim, Fit Nawaty, saat menjelaskan kepada awak media terkait potensi penularan campak di masyarakat.ANTARA/ HO- Diskominfo

kalsel.jpnn.com, SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak, terutama di tengah tingginya aktivitas silaturahmi selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltim, Fit Nawaty mengatakan bahwa penanganan kesehatan bukan hanya tanggung jawab institusi medis, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat.

"Permasalahan kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan keterlibatan masyarakat melalui edukasi dan kesadaran kolektif," ujar Fit.

Dia menyoroti bahwa mobilitas warga yang meningkat menjelang lebaran memperbesar risiko penularan.

Oleh karena itu, para orang tua diimbau untuk membatasi kontak bayi dan balita dengan kerumunan guna meminimalisasi paparan virus.

Selain pembatasan kontak, masyarakat diminta disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal ini mencakup mencuci tangan, konsumsi rutin buah dan sayur, serta istirahat yang cukup.

"Jika daya tahan tubuh baik, risiko infeksi virus dapat diminimalisir agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih parah," jelasnya.

Fit juga meminta warga segera melapor ke fasilitas kesehatan jika menemukan gejala khas campak, seperti demam, batuk, pilek, mata merah, dan munculnya ruam merah pada kulit.

Dinkes Kaltim meminta warga lebih waspada terhadap potensi penularan penyakit campak pada momentum Lebaran.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Kalsel Twitter JPNN.com Kalsel Pinterest JPNN.com Kalsel Linkedin JPNN.com Kalsel Flipboard JPNN.com Kalsel Line JPNN.com Kalsel JPNN.com Kalsel
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia